{"id":2989,"date":"2025-02-15T18:22:24","date_gmt":"2025-02-15T11:22:24","guid":{"rendered":"https:\/\/projectkonser.com\/?p=2989"},"modified":"2025-05-30T23:12:33","modified_gmt":"2025-05-30T16:12:33","slug":"persembahan-awal-tahun-2025-manjakani-melepas-nyali-sebagai-single-kedua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/projectkonser.com\/?p=2989","title":{"rendered":"Persembahan Awal Tahun 2025, Manjakani Melepas \u201cNyali\u201d Sebagai Single Kedua."},"content":{"rendered":"\n<p>Masih dalam rangkaian menuju album penuh keduanya, Manjakani, pasangan folk asal Pontianak, merilis lagu kedua yang bertajuk \u201cNyali\u201d. Lewat dukungan penuh label rekaman asal Jakarta, demajors, \u201cNyali\u201d dirilis bertepatan dengan hari kasih sayang, 14 Februari 2025.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/projectkonser.com\/wp-content\/uploads\/2025\/02\/d29b678f-9fd3-444c-b201-5d16473a5773-1024x1024.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-2990\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah \u201cBerlayar\u201d dalam haru biru di bulan November 2024 lalu, Manjakani mengawali tahun 2025 ini dengan \u201cNyali\u201d yang ditulis oleh sang gitaris, Muhammad Taufan.<\/p>\n\n\n\n<p>Bertemakan cinta, \u201cNyali\u201d bercerita tentang kemauan dan upaya seseorang untuk mendapatkan hati orang yang dicintai. Dengan tekadnya, ia ingin membuktikan bahwa ia layak dan pantas untuk dipilih.<\/p>\n\n\n\n<p>Proses rekaman lagu \u201cNyali\u201d dilakukan di kota Pontianak. Lagu ini digubah, di-<em>mixing<\/em> dan diproduseri oleh Ajung Anderson, yang juga bertindak sebagai produser di album pertama, <em>Saura<\/em>, serta di album kedua nanti. Ia juga mengisi departemen bass dan mengerjakan beberapa bagian <em>sampling<\/em> lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Lagu ini memberi warna baru dari karya-karya Manjakani di album sebelumnya. Menggunakan birama 6\/8, \u201cNyali\u201d tersusun dengan struktur, <em>easy listening<\/em>, dan lebih nge-pop. Tetap konsisten dengan unsur kedaerahan, sedikit bumbu lead dan petikan gitar pada bagian interlude muncul dengan pentatonis dayak sekelebat. Melodi lagu serta lirik yang sederhana, memberi kesan ringan dan catchy untuk dinikmati.<\/p>\n\n\n\n<p>Taufan mengatakan bahwa lagu \u201cNyali\u201d mewakili orang-orang yang sedang menunggu jawaban akan kepastian sebuah hubungan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cJadi kalau ada yang lagi PDKT, bisa unggah status, <em>mention<\/em> orang-nya dan pake lagu ini, hehe,\u201d ujar Taufan menjelaskan tentang \u201cNyali\u201d. Menurut Nabilla, lagu ini sangat sesuai dengan banyak anak-anak muda dan drama percintaan mereka.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cBeberapa kali \u201cNyali\u201d sudah dibawakan saat manggung, banyak penonton yang mulai hafal dan ikut bernyanyi, entah karena merasa <em>relate<\/em> atau memang karena mereka suka. Harapannya semoga \u201cNyali\u201d diminati dan mendapatkan pendengar yang lebih luas lagi setelah ini, aamiin,\u201d tutur Nabilla menambahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>\u201cNyali\u201d sudah bisa didengarkan mulai 14 Februari 2025 di seluruh <em>platform streaming<\/em> <em>digital<\/em>, di antaranya Spotify, YouTube Music, TikTok Music, Apple Music, dan Langit Musik, serta video liriknya di akun YouTube Manjakani Music.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masih dalam rangkaian menuju album penuh keduanya, Manjakani, pasangan folk asal Pontianak, merilis lagu kedua yang bertajuk \u201cNyali\u201d. Lewat dukungan penuh label rekaman asal Jakarta, demajors, \u201cNyali\u201d dirilis bertepatan dengan hari kasih sayang, 14 Februari 2025. Setelah \u201cBerlayar\u201d dalam haru biru di bulan November 2024 lalu, Manjakani mengawali tahun 2025 ini dengan \u201cNyali\u201d yang ditulis&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[18,19],"tags":[34,772,773,23,668],"class_list":["post-2989","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-info-band","category-profile-band","tag-indonesia","tag-infomuaik","tag-nyali","tag-projectkonser","tag-rilis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2989","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2989"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2989\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3217,"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2989\/revisions\/3217"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2989"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2989"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/projectkonser.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2989"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}