Setelah merilis dua single sebelumnya yang sarat pesan untuk sesama, Rayhan Maditra, atau yang sering dikenal dengan MAKO•, kembali melanjutkan perjalanannya dengan karya terbaru bertajuk “Believe.”. Single ketiga ini dijadwalkan rilis melalui label rekaman REDROSE Records, yang juga menjadi label Istrinya yakni Isyana Sarasvati, pada Jumat, 19 Desember 2025. Lagu ini juga menjadi babak yang lebih personal dalam eksplorasi musikal MAKO•.

Berbeda dari karya-karya sebelumnya, “Believe.” hadir sebagai ruang refleksi diri yang jujur. Lagu ini bercerita tentang harapan dan keyakinan bahwa hidup memiliki makna yang jauh lebih besar dari apa yang tampak di permukaan, dan bahwa pada akhirnya, semua yang kita lalui akan menemukan penjelasannya sendiri.
Dibalut dalam nuansa alternative pop, “Believe.” mengajak pendengarnya untuk berhenti sejenak dan benar-benar hadir, mendengarkan suara hati, serta memberi ruang bagi perasaan yang mungkin selama ini terpendam. Lagu ini terasa paling tepat dinikmati di momen-momen sunyi, saat seseorang ingin terhubung kembali dengan dirinya sendiri.
Lagu “Believe.” ditulis sepenuhnya oleh MAKO• dan diproduksi oleh Ezekiel Vico Wibowo. Proses penulisannya bermula sekitar dua tahun lalu, di sebuah fase hidup yang cukup berat bagi MAKO•. Lagu ini lahir sebagai bentuk ekspresi dan refleksi diri yang paling jujur, merekam kerapuhan sekaligus harapan dalam satu tarikan napas.Secara visual, artwork “Believe.” juga memuat makna personal yang mendalam.
Waktu digambarkan sebagai sesuatu yang absolut dan terus bergerak. Angka 09.05 dipilih sebagai representasi tahun kelahiran MAKO•, yakni 1995, sebuah penanda awal perjalanan hidup yang membentuk dirinya hari ini, sekaligus simbol kembalinya lagu ini ke versi MAKO• yang paling jujur.
“Berbeda dari single sebelumnya yang merupakan pesan untuk sesama, lagu ini adalah ekspresiku di momen yang sedang rapuh,” ungkap MAKO•.
Dengan “Believe.”, MAKO• membuka ruang dialog yang lebih intim dengan pendengarnya—tentang percaya, tentang menunggu, dan tentang keyakinan bahwa semua proses, seberat apa pun, akan menemukan maknanya.

